Wednesday, 20 March 2013







1. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut, aktiflah merokok.

2. Menghindarkan diri dari perbuatan jahat karena tidak
pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan
berkelahi sambil merokok.
3. Mengurangi resiko kematian: Dalam berita tidak
pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi
merokok.
4. Berbuat amal kebaikan: Kalau ada orang yang mau
pinjam korek api, paling tidak sudah siap dan tidak
mengecewakan orang yang ingin meminjam.
5. Baik untuk basa-basi dan keakraban: Kalau ketemu
orang misalnya di Halte, kita bisa tawarkan rokok. Kalau
basa-basinya tawarkan uang, kan nggak lucu!
6. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter,
pedagang asongan dan perusahaan obat batuk.
7. Bisa untuk alasan untuk tambah gaji karena ada post
untuk rokok dan resiko baju berlubang kena api rokok.
8. Bisa menambah suasana pedesaan/ nature bagi
ruangan ber AC dengan asapnya sehingga seolah
berkabut.
9. Menghilangkan bau wangian ruangan bagi yang alergi
bau parfum.
10. Kalau mobil mogok karena busi ngadat tidak ada api,
maka sudah siap api.
11. Membantu program KB dan mengurangi
perselingkuhan, karena konon katanya, merokok bisa
menyebabkan impotensi.
12. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang
menyerah, karena bagi pemula, merokok itu tidak mudah,
batuk dan tersedak tapi tetap diteruskan (bagi yang
lulus).
13. Untuk indikator kesehatan: Biasanya orang yang sakit
pasti dilarang dulu merokok, jadi yang merokok itu pasti
orang sehat.
14. Menambah kenikmatan: Sore hari minum kopi dan
makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah
rokok.
15. Tanda kalau hari sudah pagi, kita pasti mendengar
ayam merokok.(hehehe ...maksa banget)
16. Anti maling, waktu perokok batuk berat di malam hari.
17. Membantu shooting film sadis, rokok digunakan
penjahat buat nyundut jagoan yang terikat di kursi. Ha,
penderitaan itu pedih, jendral!!!